PENYEMAIAN KECAMBAH



Benih yang telah berkecambah agar dapat tumbuh dengan baik menjadi bibit, maka perlu dilakukan penyemaian. Penyemaian kecambah merupakan suatu cara agar kecambah tumbuh dan berkembang menjadi bibit. Penyemaian kacambah ini dilakukan apabila kecambah sudah cukup memenuhi syarat untuk disemai. Hal ini untuk menghindari resiko gagalnya kecambah tumbuh di tempat yang baru. Kecambah yang dipindahkan dari wadah, setiap tanaman mempunyai karakteristik tersendiri baik dalam struktur pertumbuhannya maupun umurnya. Misal :
a) Tanaman semangka
Untuk tumbuh dengan baik, kecambah yang disemai telah keluar radiculanya antara 1,2 mm,  berumur 24 jam
b) Tanaman kopi
Tanaman kopi berbeda dengan tanaman semangka, kecambah yang disemai apabila kotiledonnya terangkat pada permukaan tanah dan kepengnya membuka. Secara umum kecambah dapat disemai apabila memenuhi beberapa kriteria, diantaranya :
a) Tumbuh sehat dan tidak terserang hama dan penyakit
b) Memiliki sistem perkembangan akar yang baik
c) Perkembangan hipokotil (calon batang) baik lurus dan tidak bengkak
d) Pertumbuhan plumula sempurna dengan daun lembaga tumbuh baik dan berwarna hijau dengan kuncup yang normal
e) Memiliki satu katiledon untuk kecambah dari monokotil, dan dua katiledon untuk dikotil.
Tempat untuk menyemai kecambah dapat dilakukan dengan menggunakan pot, polibag bedengan dan lain-lain. Kecambah disemai di pot/polibag Sebelum kecambah disemai, terlebih dahulu dibuat lubang semai dengan kedalaman sesuai jenis kecambah yang akan disemai, masing-masing tanaman menghendaki kedalaman semai yang berbeda. Sebaiknya penyemaian kecambah tidak terlalu dalam dan juga tidak terlalu dangkal. Jika terlalu dalam kecambah akan susah tumbuh ke permukaan media tumbuh yang akhirnya mati, begitu juga sebaliknya terlalu dangkal kecambah akan cepat kering karena pengaruh kondisi lingkungan (sinar matahari, kelembaban dan suhu). Jika lubang tanam semai sudah siap, kemudian kecambah disemai dengan hati-hati dengan memperlihatkan struktur kecambah, calon akar menghadap ke bawah jangan sampai terbalik dan kemudian lubang semai ditutup dengan media semai secara hati-hati.

Komentar

Postingan Populer